GP Ansor Kabupaten Blitar

Adopsi Program Lama, Menyiapkan Agenda Baru

Blitar adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Pusat pemerintahan kabupaten ini berada di Kanigoro. Blitar berbatasan dengan Kediri dan Malang di sebelah utara, dan Samudra Hindia di selatan. Tulungagung dan Kediri di sebelah barat, serta Kabupaten Malang di sebelah timur.

Kabupaten Blitar dengan luas wilayah 1.588,79 km² memiliki 22 kecamatan yang dibagi lagi menjadi 220 desa dan 28 kelurahan.
Konferensi Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Blitar digelar pada Sabtu (15/12/2012). Konfercab di MTs Darussalam, Kademangan ini mengantarkan Lutfi Azis sebagai Ketua untuk masa khidmat 2012—2016.

Sidang Konfercab mengamatkan sejumlah program andalan, yakni pendirian BMT di tingkat PAC Ansor, menggencarkan pelatihan sebagai bagian pengkaderan Ansor dan Banser, serta membangunkan majelis dzikir dan sholawat Rijalul Ansor. Program lama yang masih sesuai akan diadopsi, serta memasukkan program baru yang lebih bermutu untuk meningkatkan kemandirian organisasi.

Berikut ini beberapa kegiatan GP Ansor Kabupaten Blitar

  • Harlah ke-81 Tahun GP Ansor

Jumat (3/4/2015), menyambut Hari Lahir ke-81 Tahun GP Ansor, seribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar apel kesetiaan pada bangsa dan negara di lapangan Desa Sukosewu, Gandusari, seusai sholat Jumat (3/4/2015). Apel ini sekaligus untuk konsolidasi menjelang Muktamar Ke-33 NU di Jombang, 1-5 Agustus 2015. Ini saatnya ‘manasi mesin’. Apalagi Banser juga menjadi sasaran ancaman ISIS, setelah TNI dan Polri.

Apel diikuti pasukan Banser dari 22 Satuan Koordinator Rayon  (Satkoryon) Blitar. Bupati Blitar H Herry Noegroho bersama anggota Forpinda (Forum Pimpinan Daerah) Blitar hadir di acara ini. Malam harinya pentas seni yang dilanjutkan gelar Bazar Ekonomi,” tambah Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Blitar.

  • Aksi Anti-Komunis

Rabu (30/9/2015), Tidak kurang dari 1.000 Banser GP Ansor Kota dan Kabupaten Blitar berunjuk rasa di Pemkab Blitar, Pemkot Blitar, DPRD Kabupaten Blitar dan DPRD Kota Blitar. Banser mensinyalir paham komunis mulai masuk pemerintahan, mulai dari PNS, TNI dan Polri. Agenda komunis gaya baru ini adalah menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi berbasis komunis.

Aksi di mulai dari kantor Pemkab Blitar di Jl Soedanco Supriadi Kota Blitar. Masyarakat diminta mewaspadai upaya-upaya untuk menumbuhkan kembali paham komunis. Diam-diam mereka mulai membangun kekuatanya untuk menguasai sektor-sektor penting. Ada pejabat-pejabat tinggi berhaluan komunis yang menyusun strategi mengukuhkan ideologi komunis. Berdasarkan data Banser Ansor Blitar, tidak kurang dari 16,5 % penduduk Indonesia yang telah dimasuki paham komunis. Mereka mulai merancang strategi semi militer seperti yang dilakukan pada 1965.

Pengunjuk rasa membakar bendera PKI. Banser bergerak menuju kantor DPRD Kota Blitar. Mereka berjalan kaki sambil meneriakan yel yel anti PKI serta pekik Allahu Akbar.

  • Diklatsar Banser Khusus

Pimpinan GP Ansor Blitar terus berupaya meningkatkan kualitas anggota. Sebanyak 200 anggota Banser mengikuti pelatihan Balantas selama 3 hari, Selasa-Kamis (5-7/1/2015). Sebelumnya 120 anggota Banser setempat mengikuti pendidikan Provost.

Dua satuan ini didahulukan mengikuti pelatihan setelah diikutkan Susbalan dan Diklatsar. Hal ini karena kedua satuan tersebut sering dilibatkan aktivitas di masyarakat. GP Ansor Blitar memiliki 16.000 Banser. Dari jumlah itu, 75 persen masih lulusan diklatsar, 20 persen dari mereka lulusan Susbalan, dan 5 persen lulusan Susbanpim, dan pendidikan lainnya.

Pendidikan ini diadakan untuk meningkatkan SDM dan kualitas anggota. Itulah motivasi kami untuk terus melaksanakan pelatihan satuan khusus. Pendidikan ini hanya diikuti oleh Banser yang sudah Provost dan Balantas.

  • Turba 2015

GP Ansor Blitar juga terus melakukan kunjungan ke PAC-PAC GP Ansor yang ada di Blitar untuk menghadiri rutinitas Ahad pagi, seperti PAC GP Ansor Nglegok, Garum, Sanan Kulon, dan Udanawu. Ahad Pahing PAC GP Ansor Udanawu. Pokoknya, semua hari Ahad GP Ansor Blitar akan turba

  • Peringatan G30/s-PKI

Ribuan anggota Banser NU Kabupaten Blitar berunjuk rasa memperingati peristiwa berdarah Gerakan 30 September 1965 di depan kantor Bupati Blitar, Rabu, 30 September 2015. Sambil meneriakkan yel-yel anti-PKI, massa sipil berseragam loreng tersebut bersumpah bakal menumpas habis bangkitnya kembali paham komunisme yang sering disebut Komunis Gaya Baru (KGB).
Suasana unjuk rasa sempat mencekam saat mereka meneriakkan pekik takbir Allahu Akbar. Teriakan takbir berulang-ulang itu diikuti dengan kumandang lagu Gugur Bunga dan Maju Tak Gentar yang diputar melalui pengeras suara.

  • Pengamanan Gereja 2015

Banser NU siap memberikan bantuan keamaman perayaan Natal di seluruh Gereja. Selain menempatkan anggota, Banser juga akan melakukan penjagaan melalui patroli dari gereja ke gereja. Warga Nahdliyin itu tersebar merata di 22 kecamatan. Sumbangan rasa aman bagi kelompok minoritas. Bertoleransi, menghormati dan menghargai perbedaan kaum minoritas adalah bagian dari membumikan konsep Islam Nusantara. Islam rahmatan lil alamin. Tanpa diminta, Banser siap mengulurkan bantuan keamanaan.

  • Perlindungan Eks-Gafatar

Kamis (21/1/2016), GP Ansor dan Banser NU Kabupaten Blitar siap memberikan perlindungan kepada para eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Kabupaten Blitar yang dipulangkan ke kampung halaman. Mereka sekitar 29 orang, termasuk 5 anak-anak. Banser juga siap membantu proses “pertobatan”.

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (2012-2016)

Ketua: Lutfi Azis
Sekretaris:
Wakil Sekretaris: Nur Mukhlisin
Bendahara:
Kasatkorcab: Imron Rosyadi

Alamat: Gedung PCNU. Jln. Masjid No.22, Blitar
Telpon:
Email: –
Facebook: –
Twitter: –
Website:

(update: redaksi.ansor@gmail.com)

Mars Ansor // Mars Ansor - GP Ansor
  1. Mars Ansor // Mars Ansor - GP Ansor