GP Ansor Kabupaten Tulang Bawang

Organisasi Action, Bukan Fashion

Kabupaten Way Kanan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia, pemekaran dari Lampung Utara. Dibentuk berdasarkan Undang-undang No.12 tahun 1999 tanggal 20 April 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Dati II Way Kanan. Peresmian Kabupaten Way Kanan dilakukan pada tanggal 27 April 1999 ditandai dengan pelantikan Pejabat Bupati oleh Menteri Dalam Negeri di Jakarta.

Daerah yang saat ini dipimpin Bupati Raden Adipati Surya dan Wakil Bupati Edward Anthony ini, memiliki luas sekitar 392.163 hektar atau 3.921,63 kilometer persegi, didiami oleh kurang lebih 415.078 jiwa dari 274.230 kepala keluarga.

Secara geografis, Way Kanan yang memiliki 14 kecamatan dan 227 kampung/kelurahan berada di selatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Provinsi Sumatera Selatan, dan di sebelah utara Kabupaten Lampung Utara. Bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat, lalu bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Tulang Bawang. Jarak tempuh dari ibu kota Provinsi Lampung ke Way Kanan sekitar 278 km.

Pada Konferensi Cabang (Konfercab) IV berlangsung di Pondok Pesantren Assidiqiyah, Labuhan Jaya, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan, Selasa 7 Oktober 2014, Wakil Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Wakasatkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Way Kanan Gatot Arifianto terpilih aklamasi menjadi Ketua PC GP Ansor setempat masa khidmat 2014-2018 menggantikan Supri Iswan Ketua PC GP Ansor masa khidmat 2010-2014.

Kepengurusan PC GP Way Kanan masa khidmat 2014-2018 dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP GP Ansor masa khidmat 2010-2015 Nusron Wahid di Gedung Serba Guna Way Kanan, Sabtu 7 Maret 2015, bersamaan dengan Festival Maslahat (Migrasi Aman, Pentas Seni Pelajar dan Deklarasi Anti Human Trafficiking) digelar Pemerintah Kabupaten Way Kanan bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) Indonesia, BNP2TKI, PC GP Ansor Way Kanan, Justice Peace Integrity of Creation (JPIC) FSGM Kabupaten Pringsewu dan Norwegian Royal Embassy.

“Organisasi ini adalah organisasi yang berjalan, bermanfaat dan kegiatannya banyak. Tanpa APBD, organisasi ini terbukti bisa berjalan,” ujar mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Way Kanan Masriyanto.

Masriyanto menilai saat ini GP Ansor Way Kanan memimpin pergerakan organisasi kepemudaan yang ada di daerah tersebut dan menjalankan garis besar organisasi. “Orang saat ini melihat Ansor sebagai organisasi yang mumpuni karena berjalan, sehingga banyak orang yang berminat untuk bergabung,” ujar dia lagi.

Penilaian pada GP Ansor yang mengelola keanggotaan khusus atau Banser yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat juga diberikan Komisioner KPU Way Kanan Erwan Bustami. “Kiprah GP Ansor mantap, kaderisasi juga berjalan. Semoga hal itu menjadi kawah candradimuka dalam mewujudkan kader bermanfaat bagi umat dan bangsa,” tuturnya.

Aktivis kemanusiaan di Provinsi Lampung dan penulis sejumlah buku seperti “Terasing di Negeri Sendiri” Oki Hajiansyah Wahab juga menilai GP Ansor sebagai organisasi yang mampu menjawab tantangan zaman. Kandidat doktor Hukum Universitas Diponegoro, Jawa Tengah itu menilai, GP Ansor Way Kanan berhasil memberi warna yang berbeda. Misalnya mentradisikan menulis lewat berbagai lomba, membudayakan sastra dengan teknologi informasi, seperti lomba baca puisi online, menulis resensi novel dan aktif dalam berbagai persoalan masyarakat.

Oki yang pada 2011-2012 menjadi Tim Asistensi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kasus Mesuji itu menambahkan, GP Ansor Way Kanan secara konkret mengajak kader berpartisipasi menjaga kualitas lingkungan hidup mendatang dengan memanfaatkan sampah anorganik seperti botol minuman berenergi hingga sirup yang tidak laku dijual untuk dikumpulkan. PC GP Ansor Way Kanan memberikan dana kemandirian bagi kader yang mampu mengumpulkan 3.000 botol minuman berenergi atau sirup.

“Hal tersebut menandakan bahwa GP Ansor Way Kanan berusaha menjawab tantangan zamannya,meninggikan peran sejarah untuk kemajuan peradaban,” ujar Peneliti di Pusat Kajian Kebijakan Publik dan Hak Asasi Manusia (PKKPHAM) Universitas Lampung itu menanggapi GP Ansor, organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan.

WD Fathurrochman Syam, Ajengan Teater Jabal Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung, juga menilai GP Ansor Way Kanan telah menjelma menjadi civil society dalam mengatasi problem juga diharapkan menjadi penyeimbang atau social balance. “GP Ansor Way Kanan sudah mampu memberdayakan ekonomi kreatif seperti penjualan madu, kegiatan-kegiatanya pun tak pernah sepi, angkat topi untuk kreativitas dan kerja kerasnya,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Kepala MTs Nurul Falah, YPI PP Nurul Falah Gunung Tiga, Tanggamus itu pula.

Duta Generasi Berencana (GenRe) Mahasiswa Nasional 2013 Ponita Dewi pun mengapresiasi positif sejumlah kegiatan dilakukan PC GP Ansor Kabupaten Way Kanan. Perempuan kelahiran Blambangan Umpu, Way Kanan, 4 Juni 1991 itu tak ragu menyatakan Ansor merupakan akronim dari Active, Nice, Social action and Relevant. “Apabila Ansor diibaratkan sebagai manusia atau individu, maka ‘i think Ansor is very good and smart’ (saya pikir Ansor sangat baik dan cerdas),” ujar dia.

Ponita berpendapat sejumlah kegiatan dilakukan PC GP Ansor di Way Kanan maslahat, berhubungan langsung dengan sosial, kemasyarakatan hingga kebangsaan. “Misalnya donor darah, itu kegiatan bagus karena mengajak masyarakat berpartisipasi aktif untuk lebih peka dan peduli kepada orang lain. Saran saya, kegiatan donor darah dilakukan lebih ditingkatkan karena jarang organisasi kepemudaan di daerah ini menggelar kegiatan semacam itu selain dari institusi resmi pemerintah, misalnya dinas kesehatan atau Palang Merah Indonesia,” tuturnya.

Ponita juga mengapresiasi positif kreativitas PC GP Ansor Way Kanan di bidang ekonomi dengan mendorong kemandirian kader wirausaha madu dan membekali keterampilan hijamah atau bekam. Contoh riil bermanfaat lain bagi masyarakat dilakukan GP Ansor Way Kanan yang dipimpin Gatot Arifianto ini, , tambah Ponita, ialah menggelar Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (Sanlat BPUN) pada 2015 dan akan dilanjutkan pada 2016.

Alumni Universitas Muhammadiyah Lampung itu melanjutkan Sanlat BPUN program bermanfaat, tepat sasaran, benar-benar dibutuhkan masyarakat sehubungan belum dilakukan pemerintah sehingga sangat membantu siswa siswi yang akan masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Saya tak ragu menyebut Ansor di Way Kanan merupakan penyambung tangan pemerintah, suatu organisasi yang eksis, ditangani pemuda-pemuda kreatif, berkiprah untuk kemaslahatan orang banyak tanpa mengharapkan imbalan. Ini yang membuat saya memberi respon positif, meluangkan waktu dan beberapa kali ikut serta dalam kegiatan GP Ansor, seperti “Riungan Kebangsaan’ dan “Festival Bhineka Tunggal Ika’ yang menggandeng Pemuda Katholik dan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) di Way Kanan,” imbuh presenter salah satu TV di Lampung swasta ini.

Berkaitan dengan beragam penilaian tersebut, Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menegaskan hidup berikut perbuatan adalah dinding gema, dengan bahasa lain, jika menyerukan kata “sukses” di tepi jurang, maka pantulan suara dihasilkan akan sama, yakni “sukses”, tidak mungkin yang lain, begitu pun penilaian atau apresiasi.

“Mencintai Nahdatul Ulama harus menjadi gerak. Gerak untuk membangun bangsa dengan kiprah positif dari berbagai bidang. Keyakinan ini selaras dengan sejarah NU yang tidak berseberangan dengan pemerintah dalam konteks positif. NU adalah pemilik saham bangsa ini. Menjadi kewajiban bagi kami untuk terus berbuat untuk bangsa melalui daerah. Dengan segala kekurangan dan ketidaksempuraan, kiprah Ansor Way Kanan telah diapresiasi positif, terima kasih. Ini membuktikan dan penegasan jika kami organisasi ‘action’, bukan organisasi ‘fashion’. Kader Ansor harus berbuat terbaik bagi organisasi, hidup adalah proses, dan Ansor adalah ruang untuk berproses sekaligus beribadah. Tidak pantas jika bergabung dengan Ansor berpikir instan, mencari materi melalui organisasi untuk keuntungan pribadi,” ujar Gatot.

Berikut capaian kerja PC GP Ansor Way Kanan Masa Khidmat 2014-2018.

Kaderisasi

  • Diklatsar IX (47 orang). 19-21 Des 2014. Ponpes As Safi’iah di Kampung Serdang Kuring Kecamatan Bahuga.
  • Diklatsar X (109 orang). 24 – 27 Desember 2015.  Ponpes Riyadlotut Thullab, Kampung&Kecamatan Bumi Baru.

Pemberdayaan Ekonomi

  • Peluncuran Wirausaha Madu, Kamis 13 November 2015

Pengabdian Masyarakat

  • Kampanye Migrasi Aman dan Anti TPPO7 bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Way Kanan, International Organization for Migration (IOM) Indonesia, BNP2TKI, Justice Peace Integrity of Creation (JPIC) FSGM Kabupaten Pringsewu dan Norwegian Royal Embassy. 7 Maret 2015 Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Way Kanan, Kelurahan dan Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.
  • Riungan (kumpulan) Kebangsaan, Donor Darah dan diskusi, topik “Masih Perlukah Indonesia Dengan Pancasila?”. Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda Way Kanan,  Senin 27 Juli 2015.
  • Riungan Kebangsaan, Donor Darah dan Diskusi, tema “Bagaimana Agama-Agama Memandang Lingkungan Hidup?” bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung dan Gusdurian Lampung, Kamis 20 Agustus 2015, Gedung B, Lantai 3, Aula Pascasarjana, Kampus IBI Darmajaya Bandar Lampung.
  • Bakti sosial donor darah dan deklarasi anti golput pada Pilkada serentak 9 Desember 2015, Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Dekranasda Way Kanan, Rabu 28 Oktober 2015.
  • Kolaborator Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari 2016. Diikuti 1000 peserta dari berbagai ormas/sekolah di beberapa kecamatan di Way Kanan.

Pendidikan

  • Penyelenggaraan Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 18 Mei hingga 1 Juni 2015, Pesantren Tahfidzul Quran, Kelurahan dan Kecamatan Blambangan Umpu, Way Kanan.
  • Penyelenggaraan Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional (BPUN) 23 April 2016 hingga 24 Mei 2016, Gedung PCNU Way Kanan.

Event

  • Tribute Untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa bekerjasama dengan De Most dan Himpaudi Kabupaten Way Kanan, 13 November 2014
  • Lomba Menulis Migrasi Aman bagi pelajar SMA sederajat dan mahasiswa se-Lampung, 7 Maret 2015
  • Lomba Baca Puisi Online “Migrasi Aman”bekerjasama dengan International Organization for Migration (IOM) dan JPIC,  27 Februari 2015.
  • Sayembara Penulisan Resensi 3 Novel bekerjasama dengan Penerbit Exchange, Jakarta, 25 Mei 2015.
  • Festival Bhinneka Tunggal Ika, peringatan Hari Toleransi Internasional, bekerjasama dengan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Way Kanan, SMAN 2 Blambangan Umpu, dan Jaringan Gusdurian di Lampung, SMAN 2 Blambangan Umpu, Rabu 18 November 2015.

Penghargaan

  • Penghargaan Keberagaman diberikan oleh DPK Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia  (Peradah) Way Kanan 28 Oktober 2015.
  • Penghargaan Janari Adyuta diberikan oleh Kantor Lingkungan Hidup Way Kanan, 10 November 2015.

MOU

  • Motivasi dan Pengembangan Sumber Daya Siswa. PC GP Ansor Way Kanan dan SMAN 1 Blambangan Umpu. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 SMAN 1 Blambangan Umpu dan Hari Santri Nasional, Kamis, 22 Oktober 2015.
  • “Way Kanan Digdaya”. PC Pergunu dan PC GP Ansor Way Kanan. Rabu 18 November 2015.
  • “Halal” (Hijamah Sambil Beramal) PC GP Ansor Way Kanan dan Klinik Bulan Medical Center. 31 Januari 2016.

Penghargaan Kader

  • Syahadah Bintang Sembilan merupakan apresiasi atas energi, semangat, senyum dan keringat serta jasa –jasa pengabdian yang telah mereka berikan kepada organisasi. Syahadah akan diberikan kepada para kader yang terlibat aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh pimpinan cabang atau dihelat institusi lain namun menopang eksistensi dan membuat pergerakan Ansor.

Pelatihan Kemandirian Kader

  • Pelatihan Hijamah/Bekam PAC Pakuan Ratu, Negeri Agung, Negara Batin, Rebang Tangkas
  • Pelatihan pembuatan ayam crispy PAC Blambangan Umpu

Support dan Pendampingan Ekonomi PAC

  • PAC Pakuan Ratu
    Investasi Madu Rp4,5 juta
    Investasi Mesin Cuci Motor Rp 1,8 juta
    Investasi Halal (Hijamah Sambil Beramal) Rp1 juta
  • PAC Rebang Tangkas
    Investasi Halal (Hijamah Sambil Beramal) Rp1 juta
    Peluncuran Kopi Jamu (Kopi Pinang Muda) Kamis, 24 Desember 2015.
  • PAC Banjit
    Pembentukan kelompok IKM (Industri Kecil Menengah), dengan produk kopi.
  • PAC  Negara Batin
    Pembentukan kelompok IKM (Industri Kecil Menengah), dengan produk singkong.
  • PAC Way Tuba
    Investasi Parfum Rp3 juta
    Investasi Madu Rp2juta
    Pendampingan Ponpes Digdaya (Mendidik Generasi Memberdayakan Masyarakat).
    Support dan Pendampingan Kreativitas PAC
  • PAC Gunung Labuhan
    Lomba Rebana Online Harlah Ansor ke 82
  • PAC Kasui
    Penyaluran Bantuan Kemandirian 1 Anak Yatim Piatu Rp500 ribu
    Rutinan Sholawatan bersama MWC NU per 3 bulan sekali

 

Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Way Kanan (2015—2019)

Surat Keputusan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Nomor: 1099/PP/SK-01/I/2015.

Pengurus Harian
Ketua: Gatot Arifianto
Wakil Ketua: Heri Amanudin – Basuki Rahmat – Alex Susanto – Darmadi – Refki Darmawan – Widyo Kuncoro – Yogi Tri Wardana – Hasyim As’ari – Alex Al Mukmin

Sekretaris: Eko Wahyudi
Wakil Sekretaris: Pebri – Edi Sugianto – Amsori – Apriwan – Ali Rahman – Septa Muktamar – Arisyanto – Triwanto – Arif Makhfudin

Bendahara: Abdullah Chandra Kurniawan
Wakil Bendahara: Eri Rezki Putra – Tri Budi Setiawan

Dewan Penasehat
Ketua: Yozi Rizal
Wakil Ketua: Sahrul Munir – Darul Hafiz –
Sekretaris Supriyanto Iswan
Anggota: Raden Adipati Surya – Beta Juana – Hidir Alhab – Leaderwan – Raden Iskandar – Iskardo P Panggar – Anang Risgiyanto – Triwana

Alamat: Sekretariat Gedung PCNU Way Kanan Jalan Lintas Sumatera Kampung Tiuh Balak I, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.
Telpon: 085382008080
Email: gpansorwaykanan@gmail.com.
Twitter @GPANSORWK1.
Page Facebook PC-Ansor Way Kanan.
Facebook BPUN Waykanan.

Mars Ansor // Mars Ansor - GP Ansor
  1. Mars Ansor // Mars Ansor - GP Ansor